Program Pendidikan
Ringkasan program publik ini memadukan deskripsi kurikulum berjenjang dan materi yang memang sudah diterapkan lembaga.
Kurikulum Berjenjang
Kurikulum Al-Mutafaqqih disusun secara berjenjang layaknya sistem kursus, di mana santri naik ke tingkat berikutnya setelah dinyatakan menuntaskan capaian pada tingkat sebelumnya. Struktur jenjang tersebut adalah sebagai berikut:
Jenjang I â Iqro' (Tingkat Dasar)
Fokus pada pengenalan huruf hijaiyah, makharijul huruf (tempat keluarnya huruf), serta latihan membaca dari Iqro' jilid 1 hingga 6. Santri pada jenjang ini juga mulai diperkenalkan pada hafalan surah-surah pendek dan doa harian sederhana.
Jenjang II â Juz Amma
Setelah menuntaskan Iqro', santri melanjutkan ke penguatan hafalan dan pembacaan Juz Amma (Juz ke-30), dengan penekanan pada kefasihan, kelancaran, dan penerapan tajwid dasar pada surah-surah pendek.
Jenjang III â Al-Qur'an (Tadarus & Tajwid)
Santri mulai membaca Al-Qur'an secara langsung (juz 1 dan seterusnya) dengan penerapan ilmu tajwid yang lebih mendalam, meliputi hukum bacaan, makhraj, dan sifat huruf, hingga mencapai kemampuan membaca secara tartil.
Materi Penunjang â Praktik Ubudiyah
Diberikan secara paralel di seluruh jenjang, mencakup praktik thaharah (bersuci), wudhu, tayamum, shalat (termasuk shalat-shalat sunnah), dzikir, serta adab-adab ibadah harian. Materi ini disampaikan melalui pendekatan praktik langsung, bukan sekadar hafalan teori.
Materi Lanjutan â Sorogan Kitab Kuning
Diperuntukkan bagi santri yang telah menuntaskan jenjang Al-Qur'an atau dinilai layak berdasarkan evaluasi lembaga. Santri mulai dikenalkan pada pembacaan kitab kuning dasar (seperti kitab akhlak dan fiqih dasar) secara sorogan, yaitu membaca dan memaknai kitab langsung di hadapan guru/ustadz secara individual, sebagai fondasi awal menuju pendalaman ilmu agama yang lebih luas.